Survey Highlight
Penilaian Atas Program Penanganan Korupsi
09/10/2007 23:14Selama ini pemberantasan korupsi di bawah pemerintahan SBY menjadi daya tarik SBY yang utama. Tak pernah terjadi sebelumnya, begitu banyak pejabat publik yang dijebloskan dalam penjara. Ini tak hanya menimpa gubernur di daerah, tapi juga mantan pejabat setingkat mentri. Namun program ini agak rusak karena meluasnya citra bahwa pemberantasan korupsi ini tebang pilih dan pilih kasih. Sebanyak 66.1% yang merasa program anti-korupsi ini tidak adil (pilih kasih). Citra terbentuk seolah untuk tokoh yang dekat dengan kekuasaan, kasusnya diendapkan. Hanya 13.4% pemilih yang menganggap gerakan anti-korupsi SBY adil, dan semua kasus diperiksa, diperlakukan sama.
Sumber : Survei nasional Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Agustus 2006. Wilayah pelaksanaan survei nasional di seluruh provinsi. Waktu pengumpulan data pada tanggal 9-14 September 2007. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Jumlah responden awal 1.200 responden (margin of error sebesar ± 2.9%). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.

