Skip to content Skip to menu Skip to search

Berita

Kubu SBY Siap jika Pilpres Dua Putaran

Sumber: Suara Pembaruan, Selasa 16 Juni 2009
20/06/2009 08:19

Tim Sukses pasangan calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan calon wakil presiden Boediono mengatakan, wacana pilpres satu putaran sebatas harapan. Mereka pun siap jika pilpres nanti berlangsung dua putaran.

“Pilpres satu putaran itu harapan, bukan fakta atau fiksi. Siapa pun pemenang pemilu, walaupun satu putaran, harus prosedural, mulia dan bertanggung jawab,” kata anggota tim sukses SBY-Boediono, Patrialis Akbar dalam diskusi bertema Pilpres Satu Putaran Fakta atau Fiksi di Jakarta, Senin (15/6).

Menurutnya, prinsip dasar pilpres dalam konstitusi satu putaran selain mengantongi suara 50 persen plus satu, juga sebaran 20 persen suara di setengah jumlah provinsi di Indonesia. Untuk itu, dia berharap semua pihak tidak sinis terhadap wacana yang dimunculkan kubu SBY-Boediono tentang pilpres satu putaran. Dikatakan, tim SBY-Boediono yakin akan lebih unggul berdasarkan data dukungan bagi pasangan itu mencapai sekitar 58 persen.

Anggota tim sukses SBY-Boediono lainnya, Ferrari Roemawi mengatakan, iklan di media massa yang mendukung pilpres satu putaran bukan dibuat tim sukses resmi. “ Bahkan, kami tidak pernah menyebutkan satu putaran.” Ujarnya.

Direktur Eksekutif Konsultan Citra Indonesia Barkah Pattimahu menyatakan, rakyat akan diuntungkan oleh pilpres satu putaran. Lembaga konsultan politik yang berafiliasi dengan Lembaga Sosial Demokrasi (LSD) pimpinan Denny JA itu menilai, Komisi Pemilihan Umum bisa menghemat Rp 2,8 triliun sebagai biaya putaran kedua.

“Siapa pun tentu boleh tak protes atau tak setuju, bahkan sinis tehadap gerakan ini. Tapi, ini upaya dan usaha kami untuk membangun reputasi dengan membuat gerakan ini seperti The Mission Impossible. Sulit tapi akhirnya tercapai,” katanya.

Menanggapi itu, tim sukses Jusuf Kalla (JK) dan Wiranto, Indra J Piliang menyangsikan kredibilitas lembaga survei yang menyebutkan pilpres akan berlangsung satu putaran. Gerakan satu putaran, ujarnya, berada diluar rasio dan sulit untuk diwujudkan.

Kecemasan

Senada dengan itu, anggota tim sukses Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo menegaskan, Pilpres 2009 akan berlangsung dua putaran. “Kubu SBY keringatan menghadapi isu bantuan langsung tunai (BLT) yang dikabarkan dananya dari utang luar negeri. Lalu, mereka merasa dikeroyok. Jangan-jangan ini emosional yang coba dibangun. Kami melihat ada kecemasan yang luar biasa,” katanya.

Indra menambahkan, berkaca pada Pilpres 2004, belum ada satu pun lembaga survei yang melakukan survei untuk pilpres yang teruji. Menurutnya, terlalu dini untuk mengeluarkan kesimpulan kalau pilpres bakal digelar satu putaran.

Apalagi, metodologi survei belum bisa merepresentasikan sebaran merata dukungan di minimal 17 provinsi. Padahal di sisi lain, pasangan JK-Wiranto dan Megawati-Prabowo mempunyai basis massa di daerah tertentu.

Direktur Lembaga Riset Informasi Johan O Silalahi mengatakan, dari tren keterpilihan SBY-Boediono dengan terpaan berbagai isu bakal terus menurun. “Jika prediksi keterpilihan tiga pasangan merata di atas 20 persen, saya memastikan pilpres dua putaran,” ujarnya.

Pangamat politik dari Universitas Indonesia Rocky Gerung memandang iklan pilpres satu putaran hanya sebatas iklan. “Jangan menipu publik. Yang harus dilakukan adalah merawat demokrasi,” tegasnya.